Stok Darah B(+) dan AB(+) Langka, PMI Palembang Butuh 2.000 Kantong per Bulan

berita kita new
3 Min Read

Palembang, beritakitanew.com –Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang mengingatkan masyarakat akan masih tingginya kebutuhan darah, terutama untuk golongan B positif (B+) dan AB positif (AB+) yang saat ini menjadi salah satu golongan darah paling sulit diperoleh.

Ketua PMI Kota Palembang, Hj. Dewi Sastrani, mengatakan kondisi tersebut menjadi perhatian serius mengingat kebutuhan darah di Kota Palembang mencapai sekitar 7.000 kantong setiap bulan.

Sementara itu, kemampuan PMI Kota Palembang dalam memenuhi kebutuhan tersebut rata-rata baru mencapai 5.000 kantong per bulan. Artinya, masih terdapat kekurangan sekitar 2.000 kantong darah setiap bulannya.

Hal tersebut disampaikan Dewi saat menghadiri kegiatan donor darah yang digelar di Kantor Camat Ilir Timur (IT) III, Senin (14/9/2026).

Menurut Dewi, stok darah golongan B(+) dan AB(+) cenderung lebih sedikit dibandingkan golongan A dan O. Karena itu, PMI Palembang terus menggencarkan kegiatan donor darah dengan mendatangi berbagai instansi, kecamatan, komunitas maupun kelompok masyarakat.

“Stok golongan darah B(+) dan AB(+) memang paling sedikit dibandingkan golongan darah A dan O. Karena itu, kami terus menggalakkan kegiatan donor darah,” ujar Dewi.

Ia menegaskan, setiap kantong darah memiliki peran yang sangat penting dalam membantu menyelamatkan nyawa pasien yang membutuhkan transfusi.

Darah yang tersedia tidak hanya dibutuhkan oleh korban kecelakaan, tetapi juga ibu yang mengalami perdarahan saat melahirkan serta pasien yang membutuhkan transfusi secara rutin.

“Setiap satu kantong darah sangat berarti, terutama untuk membantu pasien kecelakaan, ibu melahirkan dan pasien yang membutuhkan transfusi rutin,” katanya.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, PMI Palembang menerapkan pola jemput bola dengan menggencarkan kegiatan donor darah di berbagai wilayah.

Salah satunya melalui kegiatan donor darah di Kecamatan IT III. Sebanyak 80 orang tercatat mendaftar untuk mengikuti kegiatan tersebut, dengan target sekitar 30 kantong darah yang berhasil dikumpulkan.

Dewi berharap tingginya antusiasme masyarakat dalam kegiatan tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Ia secara khusus mengajak masyarakat yang memiliki golongan darah B(+) dan AB(+) untuk lebih rutin mendonorkan darahnya selama memenuhi persyaratan kesehatan.

“Kami berharap masyarakat, terutama yang memiliki golongan darah yang stoknya terbatas, dapat ikut mendonorkan darah secara rutin,” ujarnya.

Sementara itu, Camat IT III, Hefnianto, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang turut ambil bagian dalam kegiatan donor darah tersebut.

Menurutnya, kehadiran 80 warga menunjukkan masih tingginya kepedulian masyarakat terhadap aksi kemanusiaan.

PMI Kota Palembang pun kembali mengajak masyarakat yang sehat dan memenuhi syarat untuk tidak ragu menjadi pendonor sukarela. Selain membantu sesama, donor darah secara rutin diharapkan dapat menjadi gerakan kemanusiaan yang terus tumbuh di tengah masyarakat.

Dengan kebutuhan mencapai 7.000 kantong per bulan dan suplai rata-rata baru sekitar 5.000 kantong, partisipasi masyarakat menjadi salah satu kunci untuk menjaga ketersediaan stok darah di Kota Palembang. (vie)

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *