Banyuasin, beritakitanew.com – Ir. Netta Indian, SP resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Banyuasin, periode 2026 – 2031 mendatang dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kabupaten Banyuasin, Sabtu (13/9/2026).
Musda XI tersebut menjadi momentum penting bagi Partai Golkar Banyuasin untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menyatukan seluruh kader dalam menghadapi agenda politik dan organisasi ke depan.
Sekretaris DPD Partai Golkar Sumatera Selatan, Kemas Umar Jaya Negara, yang mewakili Ketua DPD Partai Golkar Sumsel Andie Dinialdie, mengatakan, Musda merupakan agenda organisasi yang dilaksanakan setiap lima tahun sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan persatuan kader.
“Musda ini merupakan agenda penting dan agenda lima tahunan Partai Golkar. Kami berharap proses pemilihan ketua ini menjadi momentum kebersatuan dan kebersamaan,” ujar Kemas.
Menurutnya, terpilihnya Netta Indian secara aklamasi menunjukkan adanya kesepahaman dan soliditas di internal Partai Golkar Banyuasin. Karena itu, tidak ada lagi alasan bagi seluruh pengurus, termasuk pengurus kecamatan, untuk tidak bersatu membesarkan Partai Golkar.
Kemas menilai, Netta bukanlah sosok baru di lingkungan Partai Golkar. Ia sebelumnya aktif dalam kepengurusan DPD Partai Golkar Sumsel dan telah melalui berbagai jenjang pengabdian di organisasi tersebut.
“Kami sudah memantau perjalanan beliau, mulai dari aktif di kepengurusan DPD Partai Golkar Provinsi Sumsel pada periode sebelumnya. Hari ini beliau dipercaya secara aklamasi menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Banyuasin,” katanya.
Kemas menegaskan, tantangan terbesar yang harus segera dijawab kepengurusan baru adalah mempertahankan sekaligus meningkatkan perolehan kursi Partai Golkar pada Pemilu legislatif mendatang.
Ia berharap Partai Golkar Banyuasin tidak hanya mampu mempertahankan jumlah kursi yang ada, tetapi juga meningkatkan perolehan kursi sehingga dapat kembali mempertahankan posisi sebagai partai dengan kursi terbanyak dan meraih kembali jabatan Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin.
“Pesan Ketua Umum DPP Partai Golkar, tanggung jawab utama ketua terpilih adalah mempertahankan dan menambah perolehan kursi pada legislatif yang akan datang. Kami berharap kawan-kawan di kecamatan sanggup membantu ketua terpilih mewujudkan target tersebut,” tegasnya.
Selain target legislatif, lanjut Kemas, konsolidasi organisasi harus menjadi prioritas. Setelah Musda tingkat kabupaten selesai, kepengurusan baru diharapkan segera bergerak melakukan konsolidasi hingga tingkat kecamatan, desa dan kelurahan.
“Khusus untuk Banyuasin, sampai Desember 2026, konsolidasi di 21 kecamatan harus sudah selesai. Ini bukan hanya target Sumatera Selatan, tetapi merupakan target DPP Partai Golkar secara nasional,” jelasnya.
Ia meminta Ketua DPD Partai Golkar Banyuasin yang baru bersama seluruh jajaran segera menyusun program kerja yang efektif dan efisien serta memperkuat koordinasi dengan pengurus kecamatan.
Kemas juga menekankan bahwa pengabdian di Partai Golkar tidak mengenal batas waktu. Menurutnya, kader yang telah selesai menjalankan tugas dalam satu jabatan tetap memiliki ruang untuk memberikan kontribusi bagi partai.
“Pengabdian itu tidak ada masanya. Banyak senior yang sampai hari ini masih bersama dan membantu kami di kepengurusan DPD Partai Golkar Sumsel,” katanya.
Ia mencontohkan sejumlah kader senior yang tetap aktif memberikan kontribusi, meskipun sudah tidak lagi menjabat pada posisi sebelumnya. Hal tersebut, menurutnya, menunjukkan bahwa kader Partai Golkar memiliki militansi dan semangat pengabdian yang kuat.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Banyuasin terpilih, Netta Indian, menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi dan membangun soliditas seluruh kader.
Netta juga mendorong kader Partai Golkar agar semakin dekat dengan masyarakat dan mampu memberikan manfaat nyata di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Netta turut menyoroti pentingnya kepedulian terhadap lingkungan. Ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mulai menerapkan pola hidup minim sampah.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari hal-hal sederhana, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membawa kantong belanja sendiri, serta mengelola sampah rumah tangga.
“Penting bagi kita untuk hidup minim sampah. Pertama, kurangi penggunaan plastik sekali pakai. Kemudian biasakan membawa kantong belanja sendiri sehingga dapat mengurangi kemasan,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak menyisakan makanan. Jika masih terdapat sisa makanan, sebaiknya dimanfaatkan kembali atau dikelola agar tidak menjadi sampah.
Netta berharap kepedulian terhadap lingkungan dapat menjadi gerakan bersama dan diwariskan kepada generasi muda.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menginformasikan dan mewarnai anak-anak muda agar semakin peduli terhadap lingkungan,” katanya.
Dengan terpilihnya Netta Indian secara aklamasi, Partai Golkar Banyuasin kini memiliki tugas besar untuk memperkuat konsolidasi internal, mempertahankan basis dukungan masyarakat, serta mempersiapkan strategi menghadapi agenda politik mendatang.
Kepengurusan baru juga diharapkan mampu membawa semangat baru untuk mempertahankan Partai Golkar sebagai salah satu kekuatan politik utama di Kabupaten Banyuasin. (vie)

