Banyuasin, beritakitanew.com — Pemerintah Kabupaten Banyuasin bersama Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus mendorong percepatan pembangunan Jalan Pendekat Jembatan Muara Sugihan–Air Sugihan yang diharapkan dapat memperkuat konektivitas kedua wilayah.
Upaya tersebut dilakukan Wakil Bupati Banyuasin Ir. Netta Indian, SP bersama jajaran Dinas PUPR Banyuasin dan Dinas PUPR OKI dengan meninjau langsung kondisi jalan yang direncanakan dibangun di Kecamatan Muara Sugihan, tepatnya di wilayah perbatasan Kabupaten Banyuasin dan OKI, Senin (7/9/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas undangan Wakil Bupati OKI untuk mencari solusi bersama terkait percepatan pembangunan akses jalan menuju Jembatan Muara Sugihan–Air Sugihan.
Jalan pendekat tersebut memiliki panjang sekitar 800 meter yang telah dibebaskan lahannya. Pemerintah daerah kini tengah mencari skema pembiayaan agar pembangunan fisik jalan dapat segera direalisasikan.
Salah satu opsi yang disiapkan adalah mengusulkan pembangunan melalui Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) Tahun 2026. Selain itu, pemerintah daerah juga membuka peluang pemanfaatan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR yang beroperasi di wilayah Banyuasin dan OKI.
Dalam dialog bersama jajaran PUPR OKI, Netta Indian berharap adanya kolaborasi antarpemerintah daerah sehingga pembangunan tidak harus menunggu proses pengusulan BKBK.
“Kita berharap pihak PUPR OKI juga dapat membantu agar pembangunan ini segera dilakukan. Sembari menunggu usulan BKBK, kita bisa mengupayakan keterlibatan CSR perusahaan yang ada di OKI maupun Banyuasin,” ujar Netta.
Menurutnya, percepatan pembangunan akses jalan tersebut penting karena keberadaan jalan pendekat akan mendukung konektivitas masyarakat serta memperlancar mobilitas orang dan barang antara Banyuasin dan OKI.
Hal senada disampaikan Kepala Dinas PUPR OKI Ir. H. Madani, ST., M.Si. Ia menyatakan pihaknya siap mengupayakan percepatan pembangunan dengan mengoptimalkan potensi dukungan CSR dari perusahaan yang berada di kedua kabupaten.
“Supaya pembangunan dapat dipercepat, kita upayakan melibatkan CSR yang ada di Kabupaten OKI dan Banyuasin sembari menunggu usulan BKBK Tahun 2026,” kata Madani.
Kolaborasi kedua pemerintah kabupaten tersebut diharapkan menjadi langkah konkret untuk mempercepat pembangunan Jalan Pendekat Jembatan Muara Sugihan–Air Sugihan, sehingga akses transportasi dan konektivitas masyarakat di wilayah perbatasan Banyuasin dan OKI dapat semakin baik. (vie)

