Pantau Karhutla hingga Salurkan Air Bersih, Ratu Dewa Bergerak Hadapi Dampak Kemarau

berita kita new
3 Min Read

Palembang, beritakitanew.com – Dampak musim kemarau membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang bergerak cepat menghadapi dua persoalan sekaligus, yakni ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari wilayah perbatasan serta kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.

Langkah tersebut dilakukan langsung Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, dengan turun ke lapangan memantau penanganan karhutla sekaligus memastikan distribusi air bersih kepada warga berjalan optimal, Minggu (4/10/2026) malam.

Agenda pertama, Ratu Dewa meninjau lokasi karhutla di kawasan Talang Jambe yang berada di wilayah perbatasan Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin.

Sejak Minggu siang, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palembang bersama tim gabungan berjibaku melakukan pemadaman di lokasi tersebut.

“Jadi kita meninjau ada empat titik firespot. Kami ingin memastikan lahan yang terbakar itu berada di Palembang atau Banyuasin,” kata Ratu Dewa.

Dari hasil pemantauan, lahan yang terbakar diduga berada di luar wilayah administrasi Kota Palembang. Kendati demikian, Pemkot Palembang tetap membantu proses pemadaman sebagai bentuk penanganan bersama di wilayah perbatasan.

“Api sudah bisa kita kendalikan bersama,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, lahan yang terbakar diduga merupakan lahan milik PT Patra yang sebelumnya digunakan sebagai perkebunan sawit, namun kini disebut telah terlantar.

Sementara itu, data yang disampaikan menunjukkan terdapat 248 titik hotspot di Kabupaten Banyuasin. Dari jumlah tersebut, sebanyak 192 titik di antaranya berada di kawasan lahan gambut.

Menyikapi kondisi tersebut, Ratu Dewa mengatakan pihaknya akan melaporkan temuan di lapangan kepada Gubernur Sumatera Selatan. Pemkot Palembang juga tengah menyiapkan langkah regulasi untuk memberikan sanksi terhadap perusahaan yang dinilai menelantarkan lahannya.

“Saya sudah menginstruksikan Asisten I untuk menyusun draf Peraturan Wali Kota (Perwali). Kami akan siapkan sanksi tegas bagi perusahaan yang menelantarkan lahannya,” tegasnya.

Pastikan Warga Dapat Air Bersih

Tidak berhenti pada penanganan karhutla, Ratu Dewa pada malam yang sama langsung bergerak memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah musim kemarau.

Usai memantau penanganan karhutla, Ratu Dewa menyambangi warga yang terdampak kekeringan di Jalan Sawah Jaya, Perumahan Al Zafa, RT 016/RW 005, Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju.

Di lokasi tersebut, ia memastikan distribusi air bersih terus dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air akibat kemarau.

“Pemerintah Kota Palembang terus memantau wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, tetap terpenuhi,” tegas Ratu Dewa.

Ia juga menginstruksikan seluruh camat dan lurah agar aktif melakukan pendataan terhadap wilayah yang mengalami kesulitan air bersih.

“Saya minta camat dan lurah agar memantau tempat-tempat warga yang kesulitan air bersih selama kemarau ini terjadi,” ujarnya.

Langkah tersebut, kata Ratu Dewa, menjadi bagian dari upaya Pemkot Palembang untuk memastikan dampak musim kemarau tidak semakin membebani masyarakat, baik dari sisi ancaman karhutla maupun kebutuhan dasar air bersih. (Ril/vie)

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *