Palembang, beritakitanew.com — Perumda Tirta Musi Palembang memastikan ketersediaan air bersih bagi seluruh pelanggan tetap aman meski musim kemarau mulai berlangsung. Hingga saat ini, kondisi kemarau belum memberikan dampak signifikan terhadap kuantitas air baku yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Direktur Utama Perumda Tirta Musi Palembang, Ir. Teddy Andrian, ST, IPM, ASEAN Eng., mengatakan pihaknya secara rutin memantau kondisi dan debit air baku untuk memastikan pasokan tetap mencukupi.
Menurut Teddy, pemantauan dilakukan secara berkala, termasuk dengan mengecek debit air setiap pekan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Perumda Tirta Musi menjaga kestabilan pelayanan distribusi air bersih kepada pelanggan.
“Musim kemarau tidak memengaruhi PDAM Tirta Musi dengan pasang surutnya. Alhamdulillah setiap minggu kita mengecek debit air,” kata Teddy, Kamis (20/8/2026).
Meski dari sisi kuantitas masih aman, Teddy menyebut terdapat hal lain yang perlu menjadi perhatian selama musim kemarau, yakni perubahan kualitas air baku, khususnya air Sungai Musi yang menjadi salah satu sumber air baku Perumda Tirta Musi.
Menurutnya, perubahan debit dan kondisi sungai dapat memengaruhi karakteristik air baku. Kondisi tersebut antara lain berkaitan dengan meningkatnya kandungan lumpur maupun kontaminan yang berasal dari berbagai aktivitas di sepanjang aliran Sungai Musi.
“Kalau untuk kualitas memang ada perubahan karena di Sungai Musi ini kontaminasinya banyak, seperti lumpur dan limbah,” ujarnya.
Kendati demikian, Teddy memastikan perubahan kualitas air baku tersebut telah diantisipasi melalui proses pengolahan di instalasi pengolahan air. Air baku yang masuk ke sistem tidak langsung didistribusikan kepada pelanggan, melainkan terlebih dahulu melalui tahapan pengolahan sesuai kondisi air yang diterima.
Ia menjelaskan, ketika karakteristik air baku mengalami perubahan, proses pengolahan akan disesuaikan sehingga air yang dihasilkan tetap memenuhi standar pelayanan yang ditetapkan.
“Pengelolaan itu tetap mengakomodir. Artinya, air yang kita anggap airnya tidak terlalu jelek dengan kondisi seperti ini terpaksa kita naikkan lagi,” jelasnya.
Teddy menegaskan, Perumda Tirta Musi terus melakukan pemantauan terhadap dua aspek utama, yakni kuantitas dan kualitas air baku. Pemantauan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi perubahan kondisi selama musim kemarau sekaligus menjaga kesinambungan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan pemantauan dan penyesuaian proses pengolahan yang dilakukan secara berkala, masyarakat Palembang diimbau tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan air bersih.
“Jadi secara kualitas dan kuantitas air PDAM Tirta Musi, Alhamdulillah aman,” tegas Teddy. (vie)

