Palembang, beritakitanew.com – Dedikasi luar biasa ditunjukkan empat pendonor darah sukarela di Kota Palembang. Setelah puluhan tahun konsisten menyumbangkan darah hingga lebih dari 100 kali, mereka mendapat apresiasi istimewa dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang berupa ibadah umrah gratis.
Apresiasi tersebut disampaikan dalam acara Ramah Tamah dan Pelepasan Pendonor Darah Sukarela 100 Kali di Palembang, Rabu (7/10/2026).
Mengusung tema “Wasillah Darah, Wujud Cinta Sesama Umat. Berjalan Menuju Baitullah Menjadi Tamu Allah”, kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus apresiasi kepada para pendonor yang telah mendedikasikan diri dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang, para relawan, tenaga kesehatan, serta seluruh masyarakat yang selama ini konsisten menjaga ketersediaan stok darah.
Menurutnya, kebutuhan darah di Kota Palembang tergolong sangat tinggi, yakni mencapai sekitar 7.000 kantong setiap bulan.
Tingginya kebutuhan tersebut menunjukkan betapa pentingnya peran para pendonor sukarela dalam membantu menyelamatkan nyawa pasien yang membutuhkan transfusi darah.
“Donor darah merupakan bentuk kepedulian yang sangat nyata. Kita memberikan sesuatu dari diri kita untuk membantu menyelamatkan kehidupan orang lain, bahkan kepada orang yang mungkin tidak pernah kita kenal sebelumnya,” ujar Aprizal.
Empat pendonor yang mendapat penghargaan tersebut yakni R. Pudji Pamungkas yang telah mendonorkan darah sebanyak 169 kali, Drs. Herri Supriadi sebanyak 167 kali, Zain Munandar sebanyak 141 kali, dan Anderson Djamil sebanyak 126 kali.
Selain mendapatkan kesempatan menjalankan ibadah umrah secara gratis, keempat pendonor tersebut juga menerima cinderamata dan uang saku dari Pemkot Palembang.
Aprizal menilai, pencapaian lebih dari 100 kali donor darah bukanlah sesuatu yang mudah. Di balik angka tersebut terdapat konsistensi, kedisiplinan, kepedulian, serta keikhlasan yang telah dilakukan selama bertahun-tahun.
“Seratus kali donor bukanlah sebuah pencapaian yang sederhana. Di dalamnya terdapat konsistensi, kepedulian, kedisiplinan, dan keikhlasan. Semoga keteladanan Bapak-bapak sekalian menginspirasi masyarakat luas,” katanya.
Ketua PMI Kota Palembang, Hj. Dewi Sastrani, turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap para pendonor yang selama ini menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan darah di Kota Palembang.
Pemkot Palembang juga mengajak seluruh perangkat daerah, dunia usaha, generasi muda, serta organisasi kemasyarakatan untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun budaya donor darah yang berkelanjutan.
Apresiasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi penghargaan bagi empat pendonor teladan, tetapi juga mampu menginspirasi lebih banyak masyarakat untuk menjadi pendonor darah sukarela.
“Selamat jalan kepada para pendonor yang akan bertolak ke Tanah Suci. Semoga menjadi umrah yang mabrur dan penuh keberkahan,” tutup Aprizal. (Ril/vie)

