ASN Pemkot Palembang Urunan 22 Ton Beras, Bantu Warga Terdampak Kabut Asap Karhutla

berita kita new
3 Min Read

Palembang, beritakitanew.com  – Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diwujudkan melalui aksi nyata Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Palembang. Melalui gerakan urunan beras, ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemkot Palembang berhasil mengumpulkan sebanyak 22 ton beras untuk membantu masyarakat rentan miskin.

Bantuan tersebut akan didistribusikan secara bertahap kepada warga yang telah terdata, terutama masyarakat di wilayah yang paling terdampak kabut asap, termasuk warga miskin, lanjut usia (lansia), serta masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, gerakan urunan beras tersebut bukan sekadar kegiatan berbagi, melainkan wujud nyata nilai kemanusiaan, gotong royong, dan tanggung jawab sosial ASN sebagai pelayan masyarakat.

“Ini bukan soal berapa kilo berasnya, tetapi soal rasa. Alhamdulillah, terkumpul 22 ton beras dari hasil urunan ikhlas teman-teman ASN dan PPPK Pemkot Palembang. Gerakan ini bukan sekadar berbagi beras, melainkan wujud kepedulian dan solidaritas kita sebagai pelayan masyarakat,” ujar Ratu Dewa, Selasa (14/10/2026).

Menurutnya, dampak kabut asap karhutla yang dalam beberapa waktu terakhir menyelimuti Kota Palembang tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat dan kesehatan, tetapi juga berpotensi memperberat kondisi ekonomi warga kurang mampu.

Kelompok masyarakat rentan menjadi pihak yang paling membutuhkan perhatian, terlebih ketika aktivitas sehari-hari terganggu dan kebutuhan hidup tetap harus dipenuhi.

“Di tengah dampak kabut asap karhutla ini, banyak warga kita, terutama yang rentan miskin, merasakan beban yang berat. Aktivitas terbatas, kesehatan terganggu, ekonomi pun melambat. Maka, semangat gotong royong ini kita harapkan dapat meringankan beban warga,” tegasnya.

Ratu Dewa menambahkan, aksi solidaritas tersebut sekaligus menunjukkan bahwa ASN tidak hanya menjalankan tugas administratif di balik meja, tetapi juga harus memiliki kepekaan sosial dan hadir memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Dari kepedulian menjadi aksi. Inilah yang ingin kita bangun. ASN Palembang harus menjadi contoh dan penggerak kebaikan. Kita ingin memperkuat rasa kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Pemerintah tidak boleh jauh dari rakyatnya, apalagi saat rakyat sedang susah karena asap,” lanjutnya.

Ia berharap bantuan 22 ton beras tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga yang terdampak karhutla.

Lebih dari itu, Ratu Dewa berharap gerakan urunan beras ini dapat menginspirasi berbagai elemen lain, mulai dari badan usaha milik negara (BUMN), badan usaha milik daerah (BUMD), hingga sektor swasta untuk turut berpartisipasi membantu masyarakat.

“Terima kasih untuk seluruh ASN dan PPPK yang sudah berpartisipasi. Dua puluh dua ton ini adalah bukti cinta kita untuk Palembang. Mari terus jaga semangat ini. Palembang ini milik kita, warganya adalah keluarga kita,” pungkasnya.

Melalui aksi solidaritas ini, Pemkot Palembang berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga rentan, seiring dengan upaya pemerintah dalam menangani dan mencegah karhutla serta mengurangi dampak kabut asap di Kota Palembang. (Ril)

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *