Menteri Kebudayaan Dorong Revitalisasi Museum A.K. Gani, Jadikan Ruang Edukasi Sejarah bagi Generasi Muda

berita kita new
4 Min Read

Palembang, beritakitanew.com – Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mendorong penguatan dan revitalisasi Museum Pahlawan dr. A.K. Gani di Kota Palembang, Sumatera Selatan, agar semakin informatif, edukatif, dan menarik bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Hal tersebut disampaikan Fadli Zon saat mengunjungi Cagar Budaya Museum Pahlawan dr. A.K. Gani bersama Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Jumat (11/9/2026).

Fadli mengatakan, Museum A.K. Gani memiliki nilai sejarah yang sangat penting karena menyimpan jejak perjalanan hidup salah satu tokoh nasional yang memiliki peran besar dalam sejarah perjuangan dan pembangunan Indonesia.

Menurutnya, dr. A.K. Gani tidak hanya dikenal sebagai seorang dokter dan pejuang. Tokoh asal Sumatera Selatan tersebut juga pernah mengemban berbagai peran penting, termasuk sebagai Mayor Jenderal TNI, serta terlibat dalam sejumlah bidang strategis pada masa perjuangan hingga awal kemerdekaan Indonesia.

A.K. Gani juga tercatat memiliki peran dalam pendirian Universitas Sriwijaya dan Pupuk Sriwijaya. Kiprahnya bahkan telah dimulai sejak masa sebelum kemerdekaan, termasuk melalui gerakan kepemudaan dan Kongres Pemuda.

Fadli menilai perjalanan hidup A.K. Gani mencerminkan sosok pejuang dengan kapasitas yang lengkap. Perjuangannya tidak hanya dilakukan melalui jalur bersenjata, tetapi juga mencakup diplomasi, perdagangan, pendidikan, pemerintahan, serta berbagai bidang strategis lainnya.

“Jadi beliau ini pejuang yang lengkap. Tidak hanya berjuang secara fisik, tetapi juga dalam diplomasi, perdagangan, pendidikan dan pemerintahan,” ujar Fadli.

Ia juga menyoroti kemampuan A.K. Gani dalam menguasai sejumlah bahasa asing. Menurutnya, kemampuan tersebut menjadi salah satu keistimewaan A.K. Gani, terlebih jika melihat konteks zaman ketika tokoh tersebut hidup dan berkiprah.

Bagi Fadli, keteladanan A.K. Gani tidak hanya tercermin dari banyaknya jabatan dan peran yang pernah diembannya, tetapi juga dari tanggung jawab moral serta konsistensinya dalam mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.

A.K. Gani, lanjutnya, merupakan gambaran pejuang yang utuh karena mampu menjalankan berbagai peran, mulai dari dokter, tokoh perjuangan, diplomat hingga pelopor misi perdagangan ke luar negeri pada masa awal kemerdekaan Indonesia.

Karena itu, Fadli menilai keberadaan Museum A.K. Gani perlu terus diperkuat sehingga kisah perjuangan dan keteladanan sang tokoh dapat tersampaikan dengan baik kepada generasi penerus.

Fadli mengatakan pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan terus memberikan dukungan terhadap upaya revitalisasi Museum A.K. Gani. Setelah melihat langsung hasil revitalisasi, pihaknya membuka peluang untuk memberikan dukungan lanjutan, terutama dalam menyempurnakan bagian akhir pembangunan serta menghadirkan fasilitas pendukung yang dapat membuat museum semakin hidup.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital juga dapat menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan daya tarik museum. Teknologi dapat dikembangkan untuk menghadirkan pengalaman kunjungan yang lebih interaktif sehingga museum tidak sekadar menjadi tempat menyimpan benda-benda bersejarah, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran yang menarik dan relevan bagi generasi muda.

“Jadi museum ini jangan hanya menjadi tempat menyimpan benda dan catatan sejarah, tetapi juga harus menjadi ruang edukasi yang hidup dan menarik bagi masyarakat,” katanya.

Fadli berharap masyarakat Kota Palembang dan Sumatera Selatan semakin terdorong untuk mengunjungi Museum A.K. Gani. Dengan demikian, nilai-nilai perjuangan, pengabdian, dan keteladanan yang diwariskan A.K. Gani dapat terus dikenal dan dipelajari oleh generasi mendatang. (vie)

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *