M Hidayat Kembali Nahkodai Perbasi Sumsel, Bidik Atlet Muda Menuju Pra-PON 2027

berita kita new
5 Min Read

Palembang, beritakitanew.com – M. Hidayat kembali dipercaya memimpin Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Provinsi Sumatera Selatan. Ia terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Perbasi Sumsel dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) Perbasi Sumsel ke-10 yang digelar di Hotel Maxone Palembang, Jumat (11/9/2026).

Musprov ke-10 Perbasi Sumsel tersebut mengagendakan penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode sebelumnya sekaligus pemilihan Ketua Umum Perbasi Sumsel untuk periode lima tahun mendatang.

Terpilihnya kembali M. Hidayat secara aklamasi menjadi bentuk kepercayaan pengurus Perbasi kabupaten dan kota terhadap kepemimpinannya untuk membawa organisasi bola basket Sumsel semakin maju dan solid.

Usai terpilih, M. Hidayat menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus dan insan bola basket di Sumatera Selatan yang kembali memberikan kepercayaan kepadanya.

“Terima kasih atas kepercayaan dari kawan-kawan yang kembali mempercayakan amanah ini kepada saya. Perbasi akan kuat apabila kita semua kompak,” ujar M. Hidayat.

Ia menegaskan, lima tahun ke depan akan menjadi momentum untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan soliditas pengurus Perbasi, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota.

Menurutnya, kemajuan olahraga bola basket di Sumatera Selatan tidak dapat diwujudkan oleh satu pihak. Dibutuhkan kerja sama, kekompakan, dan komitmen seluruh pengurus serta insan olahraga basket untuk membangun pembinaan yang konsisten dan berkesinambungan.

“Ke depan, lima tahun lagi kita ingin menjadi lebih baik. Insya Allah, kita akan memperkuat organisasi dan menjadi lebih solid,” katanya.

M. Hidayat juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas penyelenggaraan pertandingan dengan mengikuti perkembangan serta standar kompetisi yang terus diperbarui.

Ia meminta pengurus Perbasi di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan lebih aktif menggelar turnamen dan kompetisi sebagai sarana menjaring bibit-bibit atlet muda.

Menurutnya, pembinaan harus dilakukan sejak usia dini melalui kompetisi yang berjenjang dan berkesinambungan.

“Kabupaten dan kota harus aktif melaksanakan event untuk menjaring atlet-atlet muda. Misalnya kompetisi antarsiswa SMP dan SMA, karena dari sana kita bisa menemukan bibit-bibit atlet potensial,” ujarnya.

Selain kompetisi pelajar, ia mendorong agar pertandingan bola basket di tingkat mahasiswa, klub, liga, dan berbagai kelompok usia semakin diintensifkan. Hal tersebut dinilai penting untuk mempersiapkan atlet menghadapi berbagai agenda besar, termasuk Pra-PON 2027.

“Usia SMA, mahasiswa, klub, liga dan kompetisi harus lebih intens. Kita harus fokus pada pembinaan atlet,” katanya.

M. Hidayat juga mengapresiasi sejumlah daerah di Sumatera Selatan yang mulai menunjukkan perkembangan dalam pembinaan atlet basket. Salah satunya Kabupaten Banyuasin yang berhasil mengirimkan dua atlet untuk mengikuti seleksi tim nasional.

Menurutnya, pencapaian tersebut menunjukkan besarnya potensi atlet basket di daerah apabila didukung pembinaan dan kompetisi yang terarah.

“Harapan saya Perbasi Sumsel semakin solid. Kabupaten dan kota harus aktif membuat event karena kalian merupakan ujung tombak kemajuan basket di daerah,” tegasnya.

Ia menambahkan, pembinaan atlet tidak boleh hanya berorientasi pada prestasi jangka pendek. Pembinaan harus dilakukan secara konsisten untuk melahirkan generasi atlet yang mampu membawa nama Sumatera Selatan di tingkat nasional hingga internasional.

Perbasi Harus Konsisten

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Perbasi, Setia Dharma Madjid, mengatakan kegiatan dan program pembinaan bola basket harus dilaksanakan secara konsisten, berkesinambungan, dan berkelanjutan.

Menurutnya, hal tersebut menjadi bagian penting dalam membangun fondasi olahraga bola basket yang kuat di Sumatera Selatan.

“Kegiatan harus dibuat secara konsisten, berkesinambungan dan berkelanjutan. Ini sangat penting untuk pembangunan dan kemajuan basket di Sumatera Selatan,” katanya.

Ia menambahkan, olahraga basket tidak hanya berbicara mengenai prestasi di lapangan, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda.

Melalui olahraga, generasi muda dapat belajar mengenai disiplin, kerja sama, tanggung jawab, sportivitas, serta semangat pantang menyerah.

“Melalui basket kita membangun karakter generasi muda. Karena itu organisasi harus dikelola dengan baik,” ujarnya.

Setia Dharma Madjid juga menekankan pentingnya ketegasan dalam menata organisasi. Menurutnya, organisasi olahraga membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki komitmen dan kemauan untuk bekerja demi kemajuan bersama.

“Kita harus tegas dalam menata organisasi. Kekompakan, kinerja, kebersamaan dan konsistensi merupakan hal yang sangat penting,” katanya.

Ia berharap kepengurusan Perbasi Sumsel periode mendatang mampu membangun kebersamaan yang semakin kuat di antara seluruh unsur organisasi serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

Dengan kembali terpilihnya M. Hidayat sebagai Ketua Umum Perbasi Sumsel, organisasi bola basket Sumsel diharapkan semakin solid dan mampu meningkatkan program pembinaan serta prestasi atlet.

Sinergi antara pengurus provinsi dan Perbasi kabupaten/kota menjadi kekuatan penting untuk melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Sumatera Selatan di berbagai ajang nasional maupun internasional. (vie)

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *