Banyuasin, beritakitanew.com – Ribuan masyarakat antusias menghadiri kegiatan Tabligh Akbar yang digelar di Lapangan SMP Negeri 1 Banyuasin II, Desa Sungsang, Kamis (29/10).
Kegiatan keagamaan ini menghadirkan penceramah kondang, Ustadz Das’ad Latif, yang menyampaikan tausiah tentang pentingnya memperkuat keimanan dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Kehadiran Ustaz Das’ad Latif disambut meriah oleh masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. Tabligh Akbar tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus meningkatkan nilai-nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., mengajak masyarakat untuk senantiasa bersyukur atas berbagai nikmat dan potensi yang dimiliki Kabupaten Banyuasin.
Menurutnya, kekayaan sumber daya alam serta berbagai potensi pembangunan yang dimiliki daerah merupakan karunia Allah SWT yang patut disyukuri dan dijaga bersama.
“Banyuasin merupakan kabupaten yang sangat luas dan memiliki banyak potensi serta karunia dari Allah SWT. Kita patut bersyukur karena Banyuasin dikenal sebagai salah satu daerah penghasil padi terbesar di Indonesia.
Selain itu, kita juga memiliki potensi strategis, seperti rencana pengembangan Pelabuhan Internasional Tanjung Carat dan industri avtur sebagai bahan bakar pesawat terbang.
Semua ini merupakan anugerah yang harus kita syukuri dan manfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Askolani.
Bupati Askolani juga berharap kegiatan keagamaan seperti Tabligh Akbar dapat terus dilaksanakan sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan semangat masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kerukunan dan menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam tausiahnya, Ustadz Das’ad Latif mengingatkan masyarakat terkait pentingnya menanamkan keimanan dalam diri dan menjalankan perintah Allah SWT.
Salah satu bentuk nyata keimanan tersebut adalah melaksanakan salat lima waktu dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab, serta menjadikan ibadah sebagai bagian penting dalam kehidupan.
Selain mengingatkan pentingnya salat, Ustadz Das’ad Latif juga menekankan kewajiban setiap anak untuk menghormati dan menyayangi orang tua, terutama ibu.
Ia mengingatkan bahwa ibu memiliki kedudukan yang mulia karena telah mengandung, melahirkan, merawat, dan membesarkan anak dengan penuh kasih sayang serta pengorbanan.
“Keimanan itu harus ditanamkan dalam diri dan dibuktikan melalui ketaatan kita kepada Allah SWT, salah satunya dengan melaksanakan salat lima waktu. Jangan sampai kita hanya mengaku beriman, tetapi melalaikan kewajiban sebagai seorang Muslim.
Selain itu, jangan pernah melupakan jasa seorang ibu yang telah mengandung, melahirkan, merawat, dan membesarkan kita dengan penuh kasih sayang serta pengorbanan. Hormati, sayangi, dan bahagiakan ibu selagi beliau masih ada,” ujar Ustaz Das’ad Latif dalam tausiahnya.
Tidak hanya itu, melalui tausiah tersebut, masyarakat juga diajak untuk tidak hanya meningkatkan hubungan dengan Allah SWT melalui ibadah, tetapi juga memperbaiki hubungan dengan sesama manusia, khususnya keluarga.
Sikap hormat kepada orang tua, kepedulian terhadap sesama, serta menjaga persaudaraan antar umat menjadi nilai penting yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Tabligh Akbar di Desa Sungsang ini diharapkan dapat memberikan manfaat spiritual bagi masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Banyuasin yang religius, harmonis, dan sejahtera.
Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah perlu berjalan beriringan dengan penguatan iman, akhlak, dan rasa syukur kepada Allah SWT. (vie)

