Palembang, beritakitanew.com — Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Srikandi Pemuda Pancasila Sumatera Selatan, Prof. Dr. Hj. Sunnah Nbu, SH, MH, CPLA, menegaskan pentingnya peran perempuan untuk terus bergerak, mandiri, berkarya, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Sunnah dalam kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Srikandi Pemuda Pancasila Kota Palembang, Sabtu (22/8/2026).
Menurut Sunnah, peringatan kemerdekaan tidak semata-mata dimaknai melalui perlombaan dan hiburan. Momentum tersebut harus menjadi ruang untuk mengenang perjuangan para pahlawan, termasuk kaum perempuan yang turut berkontribusi dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
“Semangat para pejuang harus kita ikuti. Kita juga ingin memaknai kemerdekaan yang sesungguhnya, khususnya perjuangan perempuan terdahulu yang harus kita lanjutkan melalui emansipasi wanita,” kata Sunnah.

Ia menilai perempuan saat ini harus memiliki kesempatan yang setara dengan laki-laki untuk berkarya, berorganisasi, dan memberikan kontribusi di tengah masyarakat.
Sunnah juga menegaskan bahwa Srikandi Pemuda Pancasila merupakan organisasi sosial yang harus memiliki kepekaan terhadap berbagai persoalan di lingkungan sekitar. Karena itu, keberadaan organisasi tidak boleh hanya sebatas struktur kepengurusan, tetapi harus diwujudkan melalui kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Organisasi itu harus bermanfaat bagi masyarakat. Visi dan misi setiap organisasi mungkin hampir sama, tetapi yang membedakan adalah implementasinya dalam kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Tegaskan Kemandirian Organisasi
Sunnah mengatakan DPW Srikandi Pemuda Pancasila Sumsel selama ini berupaya menjalankan berbagai kegiatan secara mandiri. Ia menegaskan organisasinya tidak menerima bantuan dari Kesbangpol maupun pihak lain untuk membiayai kegiatan rutin.
Menurutnya, sejumlah kegiatan sosial, seperti pembagian takjil, membantu anggota maupun masyarakat yang tertimpa musibah, termasuk korban kebakaran, dilakukan dengan mengandalkan kontribusi internal organisasi.

“Kami tidak pernah meminta bantuan ke pihak mana pun, termasuk Kesbangpol. Selama ini benar-benar mandiri dari anggota,” katanya.
Sunnah juga mengungkapkan pihaknya pernah mengembalikan bantuan yang diberikan salah satu kepala daerah untuk kegiatan organisasi beberapa tahun lalu.
Menurut dia, keputusan tersebut diambil untuk menjaga independensi organisasi agar tidak terikat dengan kepentingan politik tertentu.
“Kami tidak mau terikat dengan hal-hal yang berbau politik. Kami bukan organisasi politik,” tegasnya.
Siapkan Pembenahan Struktur pada 2027
Sunnah mengatakan masa kepengurusan DPW Srikandi Pemuda Pancasila Sumsel dan DPC Kota Palembang akan berakhir pada 2027. Karena itu, pihaknya mulai menyiapkan pembenahan struktur organisasi.
Ia menegaskan pengurus ke depan tidak hanya dituntut memiliki masa pengabdian yang panjang, tetapi juga harus memahami fungsi, tugas, dan tanggung jawab dalam organisasi.
“Pada 2027 akan ada pembenahan struktur organisasi. Pengurus harus benar-benar memahami apa itu organisasi, bukan hanya sekadar memiliki jabatan atau masa pengabdian yang panjang,” ujarnya.
Proses pembenahan tersebut nantinya akan dilakukan melalui mekanisme fit and proper test serta wawancara.
Selain pembenahan internal, DPW Srikandi Pemuda Pancasila Sumsel juga tengah menyiapkan seminar nasional yang membahas peran perempuan dalam menangani persoalan rumah tangga dan kekerasan terhadap anak.
Agenda tersebut direncanakan berlangsung pada akhir 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat kepedulian organisasi terhadap berbagai persoalan perempuan dan anak.
HUT RI Jadi Momentum Pererat Silaturahmi
Sementara itu, Ketua DPC Srikandi Pemuda Pancasila Kota Palembang, Fatma Sandra Wati, mengatakan peringatan HUT ke-81 RI menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarpengurus dan anggota.
Berbagai perlombaan digelar dalam kegiatan tersebut. Namun, menurut Fatma, hadiah bukanlah tujuan utama.
“Yang terpenting kebersamaan dan ajang silaturahmi. Selama ini kami jarang bertemu karena kesibukan masing-masing. Dengan kegiatan ini, persaudaraan bisa kembali erat,” katanya.
Fatma menambahkan, Srikandi Pemuda Pancasila Kota Palembang juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan hanya ketika momentum hari besar nasional. (vie)

