Pemkot Palembang Siapkan Kampung Wisata sebagai Destinasi Baru, Libatkan Warga hingga Travel Agent

berita kita new
3 Min Read

Palembang, beritakitanew.com – Pemerintah Kota Palembang mulai menggeser strategi pengembangan sektor pariwisata dengan menjadikan kampung sebagai destinasi wisata berbasis budaya, sejarah, dan kuliner.

Langkah tersebut ditandai melalui Penganugerahan Pemenang Lomba Kampung Wisata Kota Palembang 2026 yang digelar di Hotel Aston Palembang, Selasa (4/8/2026).

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, M. Irman, S.STP., M.Si., mengatakan lomba Kampung Wisata merupakan program perdana yang digelar Pemerintah Kota Palembang.

Berbeda dengan program Kampung Kreatif yang berfokus pada penguatan ekonomi masyarakat, Kampung Wisata diarahkan menjadi embrio lahirnya destinasi-destinasi baru yang mampu menarik kunjungan wisatawan.

“Kami ingin masyarakat semakin sadar bahwa pariwisata dapat tumbuh dari lingkungan tempat tinggal mereka sendiri. Potensi sejarah, budaya, kuliner hingga kehidupan masyarakat di kampung bisa menjadi daya tarik wisata apabila dikelola secara berkelanjutan,” ujar Irman.

Menurutnya, keberhasilan kampung wisata tidak berhenti pada seremoni pemberian penghargaan. Tantangan sesungguhnya adalah menjaga keberlanjutan program melalui pemberdayaan masyarakat, pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), serta penerapan prinsip Sapta Pesona.

“Kami tidak ingin lomba ini selesai begitu saja. Kampung-kampung yang telah terpilih harus terus dikembangkan sehingga benar-benar menjadi destinasi yang hidup dan memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Irman menegaskan, pemerintah kecamatan dan kelurahan diharapkan mampu menggali serta mengembangkan potensi lokal menjadi produk wisata yang memiliki nilai ekonomi sekaligus memperkuat identitas daerah.

Selain itu, Dinas Pariwisata juga mengajak pelaku industri pariwisata, khususnya biro perjalanan wisata, untuk memasukkan kampung-kampung pemenang ke dalam paket wisata yang ditawarkan kepada wisatawan, baik dari Sumatera Selatan maupun luar daerah.

Salah satu kawasan yang dinilai memiliki potensi besar adalah kawasan tepian Sungai Musi yang menawarkan wisata gastronomi, sentra kuliner khas Palembang seperti pempek, serta kekayaan sejarah, termasuk keberadaan rumah kapitan tertua sebagai bagian dari warisan budaya kota.

“Kawasan tepian Sungai Musi menjadi salah satu prioritas pengembangan pariwisata Kota Palembang. Potensi sejarah, kuliner, dan bentang sungainya merupakan kekuatan yang menjadi daya tarik tersendiri,” jelasnya.

Irman menjelaskan, seluruh peserta lomba merupakan kampung unggulan yang diusulkan oleh masing-masing kecamatan. Proses penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari akademisi, praktisi pariwisata, asosiasi perjalanan wisata, pemerhati pariwisata, hingga perwakilan perguruan tinggi.

Ia menilai keterlibatan pelaku industri sejak proses penilaian penting agar kampung-kampung terpilih memiliki peluang lebih besar untuk dipasarkan sebagai destinasi wisata yang layak dikunjungi.

Tak hanya itu, Irman juga mengajak media massa berperan aktif mempromosikan kampung wisata sebagai destinasi baru yang menawarkan kekayaan budaya, sejarah, dan kuliner khas Palembang.

Ke depan, Pemerintah Kota Palembang akan memfokuskan pengembangan pariwisata pada dua kekuatan utama, yakni penataan kawasan Sungai Musi melalui wisata susur sungai dan pengembangan wisata kuliner atau gastronomi sebagai identitas utama Kota Palembang.

Melalui strategi tersebut, Pemerintah Kota Palembang berharap sektor pariwisata tidak lagi hanya bertumpu pada destinasi konvensional, tetapi juga berkembang dari kampung-kampung yang mampu menghadirkan pengalaman wisata autentik berbasis budaya, sejarah, dan kuliner lokal. (vie)

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *