Herman Deru Dorong Inovasi Tumpang Sari Bambu Betung dan Jelutung untuk Pulihkan Gambut

berita kita new
2 Min Read

OKI, beritakitanew.com –  Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mendorong pengembangan inovasi budidaya tanaman bambu betung dan jelutung melalui teknik tumpang sari di kawasan gambut.

Upaya ini dinilai menjadi salah satu solusi untuk mendukung pemulihan ekosistem gambut sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Dorongan tersebut disampaikan Herman Deru dalam kegiatan Uji Adaptasi Tanaman Bambu dan Jelutung Menggunakan Teknik Tumpang Sari pada Ekosistem Gambut untuk Mendukung Pengelolaan Gambut Berkelanjutan dan Penghidupan Masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Jumat (30/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Herman Deru menegaskan bahwa Sumsel memiliki komitmen kuat dalam menjaga, melindungi, dan mengelola kawasan gambut secara berkelanjutan.

Bahkan, Tim Restorasi Gambut Sumsel hingga kini masih aktif menjalankan berbagai program pemulihan dan perlindungan ekosistem gambut.

Ia mengungkapkan, sejak awal terbentuknya Badan Pengelola Gambut dan Mangrove, Sumsel telah mengambil inisiatif dengan mengundang para gubernur yang memiliki wilayah gambut untuk memperkuat koordinasi serta menyatukan langkah dalam pengelolaan kawasan tersebut.

Inisiatif itu mendapat sambutan positif dari berbagai daerah. Hingga akhirnya, Sumsel dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Gambut yang secara khusus membahas upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurut Herman Deru, pengelolaan gambut tidak boleh hanya berorientasi pada pencegahan kebakaran. Lebih dari itu, berbagai program yang dijalankan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menciptakan sumber penghidupan ekonomi yang berkelanjutan.

Salah satu langkah yang dapat dikembangkan, lanjutnya, adalah menghidupkan kembali peternakan kerbau rawa sebagai bagian dari kearifan lokal masyarakat.

Keberadaan kerbau rawa tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari pola kehidupan masyarakat yang telah lama berdampingan dengan ekosistem gambut.

Melalui uji adaptasi tanaman bambu betung dan jelutung dengan teknik tumpang sari, diharapkan muncul model budidaya yang mampu menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar kawasan gambut.

Herman Deru berharap inovasi tersebut dapat menjadi salah satu pendekatan dalam mewujudkan pengelolaan gambut yang produktif, lestari, dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *