Bupati Askolani Tinjau Cetak Sawah di Banyuasin III, Dorong Percepatan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

berita kita new
3 Min Read

Banyuasin, beritakitanew.com — Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.H., meninjau langsung progres pengerjaan program cetak sawah di Kelurahan Seterio, Jalan Pelita, dan Desa Bintang Campak, Kecamatan Banyuasin III, Kamis (10/9/2026).

Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk memastikan pengerjaan di lapangan berjalan optimal sekaligus memantau progres fisik program cetak sawah yang tengah dikerjakan. Dalam peninjauan itu, Askolani juga mendengarkan aspirasi masyarakat serta berbagai kendala yang dihadapi tim teknis di lapangan.

Program cetak sawah tersebut menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam mengoptimalkan lahan tidur agar dapat dimanfaatkan secara produktif. Selain meningkatkan produksi pertanian, program ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.

Di sela-sela peninjauan, Bupati Askolani menegaskan pentingnya komitmen dan kerja sama seluruh pihak agar pengerjaan dapat diselesaikan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dengan pembukaan lahan ini bukan manfaat untuk menambah produksi padi kita saja, tapi jauh dari itu semua, kita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita. Dan yang kedua mengurangi pengangguran, dan yang ketiga lahan ini dapat dimanfaatkan sehingga tidak terjadi kebakaran. Kalau ada sawah pasti dijaga oleh orang yang punya sawah, jadi jauh dari kebakaran yang dimaksud,” tegas Askolani.

Untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan, program tersebut didukung adendum perpanjangan waktu kerja selama 40 hari kalender. Tim pelaksana juga menerapkan sejumlah strategi percepatan, di antaranya menambah alat berat, menyesuaikan jam kerja, serta menerapkan pola pengerjaan secara paralel agar setiap tahapan pekerjaan dapat berjalan tanpa harus saling menunggu.

Percepatan pengerjaan dinilai penting mengingat kondisi cuaca yang sewaktu-waktu dapat memasuki musim penghujan. Dengan mengakselerasi pembukaan dan penyiapan lahan sebelum curah hujan tinggi, berbagai kendala teknis di lapangan diharapkan dapat diminimalkan.

Targetnya, ketika musim tanam tiba, lahan sawah yang baru dibuka sudah dalam kondisi siap dimanfaatkan dan dapat segera digarap oleh kelompok tani.

Askolani berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Banyuasin, pihak kontraktor, konsultan pengawas, tim teknis, dan masyarakat kelompok tani terus diperkuat hingga seluruh pekerjaan rampung.

Menurutnya, keberhasilan program cetak sawah tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari sejauh mana lahan tersebut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan optimalisasi lahan dan dukungan seluruh pihak, program cetak sawah di Kelurahan Seterio dan Desa Bintang Campak diharapkan dapat selesai sesuai target serta menjadi bagian dari upaya memperkuat Banyuasin sebagai lumbung pangan yang semakin mandiri dan sejahtera. (vie)

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *