Tol Betung–Jambi Dikebut, Askolani: Masyarakat Banyuasin Sudah Lama Menunggu

berita kita new
3 Min Read

Jakarta, beritakitanew.com  — Dalam upaya percepatan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera ruas Betung–Tempino–Jambi, Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., menghadiri rapat koordinasi bersama Kantor Staf Presiden (KSP). Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Utama Gedung Bina Graha KSP, Selasa (5/5/2026).

Rapat dipimpin oleh Plt. Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan, Fadjar Dwi Wishnuwardhani, yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyelesaikan berbagai kendala pembangunan.

“Kami akan membahas seluruh permasalahan dalam percepatan Jalan Tol Trans Sumatera ini. Saya meminta kepada seluruh pihak terkait, mulai dari pemerintah daerah, Pengadilan Tinggi, hingga PTPN, untuk menyampaikan kendala yang dihadapi secara terbuka,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi peran aktif pemerintah daerah dalam mendukung program strategis nasional. Menurutnya, KSP saat ini berperan membantu Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam mengakselerasi berbagai program prioritas, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, serta pembangunan infrastruktur, termasuk jalan tol.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Banyuasin Askolani menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam mendukung percepatan pembangunan jalan tol tersebut. Ia menyebut, keberadaan tol ini sangat dinantikan masyarakat.

“Kami masyarakat Banyuasin sangat menunggu beroperasinya jalan tol ini, karena akan membantu mengurai kemacetan di jalur Palembang–Jambi yang saat ini semakin padat,” ungkapnya.

Askolani juga menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah proaktif, termasuk sosialisasi dan pembahasan langsung dengan masyarakat terkait ganti rugi lahan.

“Kami sudah dua periode membahas langsung dengan masyarakat. Pemkab Banyuasin sangat proaktif dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang ada,” tambahnya.

Ia pun mendorong pihak terkait, seperti Hutama Karya dan PTPN I, untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah guna mempercepat penyelesaian kendala di lapangan.

Sementara itu, Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menargetkan penyelesaian sejumlah pekerjaan sebelum tenggat waktu yang ditetapkan, yakni pada 16 Juni 2026.

Ia memastikan pihaknya akan terus menjalin komunikasi intensif dengan Pemkab Banyuasin.
Khusus di wilayah Banyuasin, tepatnya di Kecamatan Betung dan Banyuasin III, terdapat 37 bidang aset milik PTPN I yang sedang dalam proses pelepasan dan ditargetkan selesai sebelum batas waktu.

Di sisi lain, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Dr. Ketut Sumedana, S.H., M.H., menegaskan dukungan penuh institusinya terhadap percepatan proyek tersebut.

“Kejaksaan Tinggi siap mendukung dan membantu agar pembangunan ini dapat segera diselesaikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” tegasnya.

Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, turut menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar proyek berjalan lancar.

“Kami berharap dukungan dari KSP agar pembangunan jalan tol ini segera beroperasi. Termasuk ruas Linggau–Lahat, kami minta percepatan pembebasan lahannya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan terus mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam percepatan pembangunan infrastruktur. (vie)

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *