FJM Sumsel Kunjungi SKK Migas, Intip Kecanggihan IOC Pantau Produksi Migas Nasional Secara Real Time

berita kita new
4 Min Read

Jakarta, beritakitanew.com – Pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu langkah strategis Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dalam mengawasi dan mengoptimalkan produksi minyak dan gas bumi (migas) nasional.

Hal tersebut terlihat saat Forum Jurnalis Migas (FJM) Sumatera Selatan melakukan kunjungan ke Kantor Pusat SKK Migas di Gedung Wisma Mulia, Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Dalam kunjungan tersebut, sekitar 80 awak media berkesempatan melihat secara langsung kecanggihan Integrated Operation Center (IOC) Room yang berada di lantai 28 Gedung Wisma Mulia. Fasilitas ini menjadi pusat pemantauan terintegrasi terhadap aktivitas operasional dan produksi migas nasional secara real time.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Bambang Dwi Djanuarto, menjelaskan bahwa IOC Room memiliki peran penting dalam memantau perkembangan produksi migas dari berbagai wilayah kerja di Indonesia.

Melalui sistem tersebut, aktivitas produksi dapat dipantau secara langsung, termasuk mendeteksi apabila terjadi gangguan operasional (trouble) maupun potensi kebocoran di lapangan. Dengan demikian, setiap permasalahan diharapkan dapat diketahui lebih cepat sehingga langkah penanganan bisa segera dilakukan.

“Melalui sistem pemantauan ini, perkembangan produksi migas dapat diketahui secara langsung. Apabila terjadi gangguan operasional, diharapkan bisa segera terdeteksi sehingga penanganannya lebih cepat,” jelasnya.

Menurut Bambang, keberadaan IOC Room menjadi bagian dari upaya SKK Migas dalam memperkuat pengawasan kegiatan hulu migas sekaligus mendorong peningkatan produksi nasional.

Ia berharap, dukungan teknologi dan sistem pemantauan yang semakin terintegrasi dapat membantu menjaga stabilitas produksi serta mendorong tercapainya target produksi migas yang telah ditetapkan pemerintah.

Sementara itu, Tim PPF SKK Migas, Yogi, dalam pemaparannya menerangkan bahwa IOC Room merupakan sistem terintegrasi yang dirancang untuk memantau berbagai tahapan kegiatan operasional produksi migas.

Sistem ini mulai dibangun pada 2019 dan dapat diakses secara daring oleh pihak-pihak yang memiliki kewenangan. Selain mempermudah pemantauan, IOC Room juga mempercepat koordinasi antarpihak dalam mengawasi aktivitas produksi migas.

Yogi menjelaskan, melalui fasilitas tersebut, pemantauan dapat dilakukan mulai dari alur proses produksi hingga hasil migas yang siap untuk dijual. Sistem IOC juga telah terkoneksi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sehingga mendukung integrasi data dan koordinasi dalam pengelolaan sektor migas nasional.

Ia menambahkan, jika sebelumnya pemantauan produksi lebih banyak mengandalkan laporan dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), kini SKK Migas terus mengembangkan sistem agar data produksi dari masing-masing KKKS dapat terintegrasi dan diakses secara real time.

Pengembangan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kecepatan, ketepatan, serta transparansi informasi produksi. Dengan ketersediaan data yang lebih aktual, setiap perkembangan maupun kendala operasional dapat segera diketahui dan menjadi dasar pengambilan keputusan.

Melalui IOC Room, SKK Migas juga berupaya memperkuat pengendalian dan evaluasi produksi secara harian. Hal ini diharapkan mampu meminimalkan potensi kehilangan produksi akibat gangguan operasional sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan kegiatan hulu migas.

Kunjungan FJM Sumsel tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara insan pers dan SKK Migas, tetapi juga memberikan wawasan baru bagi awak media mengenai pemanfaatan teknologi dalam industri hulu migas.

Dengan melihat langsung sistem kerja IOC Room, para jurnalis diharapkan dapat memahami lebih mendalam proses pengawasan produksi migas nasional, sehingga mampu menyampaikan informasi yang lebih komprehensif dan edukatif kepada masyarakat.

Sinergi antara SKK Migas dan insan pers juga dinilai penting dalam menyampaikan perkembangan industri hulu migas kepada publik, khususnya terkait berbagai upaya pemerintah dan KKKS dalam menjaga ketahanan energi serta meningkatkan produksi migas nasional. (vie)

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *