Herman Deru Tegaskan Jembatan Lalan Harus Rampung Awal Maret 2027

berita kita new
3 Min Read

MUBA, beritakitanew.com— Tidak ingin pembangunan kembali mengalami keterlambatan, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru bersama Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba) Kyai H. Abdur Rohman Husen meninjau langsung progres perbaikan Jembatan Lalan (P6), Minggu (6/9/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Herman Deru meminta pihak kontraktor dan Asosiasi AP6L untuk serius mengejar target penyelesaian pekerjaan. Ia menegaskan, Jembatan Lalan harus sudah dapat dilalui masyarakat pada awal Maret 2027.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Akhmad Toyibir, SSTP., MM., Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan Musni Wijaya, S.Sos., M.Si., Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Sumsel Ir. M. Affandi, ST., MSc., Kepala Dinas PUPR Muba Rudianto, ST., Plt. Kepala Dinas Perhubungan Muba M. Hatta, SE., MM., Plt. Kasat Pol PP Muba Indita Purnama, S.Sos., MM., serta Ketua Asosiasi AP6L Humala.

Wakil Bupati Muba Abdur Rohman Husen menyampaikan apresiasi atas perhatian dan komitmen Gubernur Herman Deru yang turun langsung melihat kondisi serta perkembangan pembangunan Jembatan Lalan.

Menurutnya, kehadiran gubernur di wilayah Lalan menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mempercepat penyelesaian infrastruktur yang selama ini dinantikan warga.

“Kehadiran Pak Gubernur di Lalan merupakan bukti nyata perhatian beliau terhadap masyarakat. Kami berharap kunjungan ini menjadi penyemangat sekaligus mempercepat penyelesaian Jembatan Lalan yang sudah lama dinantikan warga,” ujar Rohman.

Ia menambahkan, peninjauan langsung tersebut sekaligus menjadi bagian dari pengawasan pemerintah agar pekerjaan pembangunan berjalan sesuai rencana dan tidak kembali mengalami keterlambatan.

“Ini juga menjadi bentuk pengawasan langsung pemerintah agar proyek infrastruktur yang telah lama dinantikan masyarakat ini dapat diselesaikan sesuai target,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru memberikan penegasan kepada Asosiasi AP6L dan pihak kontraktor agar disiplin terhadap target penyelesaian pekerjaan.

“Saya minta awal Maret 2027 jembatan ini sudah bisa dilalui masyarakat. Tidak boleh molor lagi. Masyarakat Lalan sudah terlalu lama menunggu, sehingga target ini harus menjadi komitmen bersama,” tegas Herman Deru.

Herman Deru menilai keberadaan Jembatan Lalan (P6) memiliki peran strategis bagi masyarakat. Selain menjadi akses penghubung utama, keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus distribusi berbagai hasil perkebunan dan pertanian.

“Jembatan ini merupakan infrastruktur strategis yang akan membuka akses utama masyarakat, memperlancar distribusi hasil perkebunan dan pertanian, serta menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Lalan dan wilayah sekitarnya,” tandasnya.

Dengan adanya peninjauan langsung tersebut, pemerintah berharap proses perbaikan Jembatan Lalan dapat terus berjalan sesuai tahapan dan target yang telah ditetapkan, sehingga masyarakat tidak perlu kembali menunggu lebih lama untuk menikmati akses transportasi yang aman dan lancar. (Ril/vie)

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *