Banyuasin, beritakitanew.com – Forum Komunikasi Pengusaha Kreatif Sumatera Selatan (Forketassumsel) akan menggelar Jambore UMKM Sumsel pada 21–24 Mei 2026 di kawasan CGC Finewood, Kelurahan Tanah Mas Gading, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin.
Kegiatan ini menjadi ajang berkumpulnya pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dari 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan sekaligus bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif daerah.
Sekretaris Forketassumsel, Awan, mengatakan pelaksanaan jambore mendapat dukungan penuh dari manajemen CGC yang telah menyiapkan lokasi dengan konsep landscape khusus agar kegiatan berlangsung nyaman dan menarik bagi pengunjung.
“Setting kegiatan ini memang berkolaborasi dengan CGC. Mereka sangat mendukung pelaksanaan jambore sehingga lokasi di Finewood disiapkan dengan konsep yang unik dan representatif,” ujarnya.
Menariknya, lokasi kegiatan tersebut diketahui berada di kawasan Banyuasin sehingga diharapkan mampu menarik partisipasi masyarakat dari berbagai daerah.
Dalam kegiatan itu, para peserta dari 17 kabupaten/kota akan menghadirkan berbagai produk unggulan UMKM daerah masing-masing melalui tenant yang tersedia.
Untuk biaya tenant, peserta secara mandiri menanggung biaya pendaftaran, namun sebagian pelaku usaha mendapat dukungan sponsor dari perusahaan di daerah mereka.
“Karena ini sektor UMKM, peserta memang membayar tenant sendiri. Tetapi ada juga beberapa UMKM yang dibantu perusahaan atau sponsor dari daerah masing-masing,” jelasnya.
Selain pameran produk UMKM, Forketassumsel juga akan meluncurkan aplikasi “UMKM Sumsel”, sebuah platform digital yang mencakup berbagai sektor usaha dan ekonomi kreatif.
Aplikasi tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi penjual produk, tetapi juga bagi pekerja seni seperti pencipta lagu, pelukis, hingga pelaku jasa kreatif lainnya.
“Selama ini pekerja seni sering tidak punya identitas usaha yang jelas. Di aplikasi ini mereka juga bisa menawarkan jasa dan karya mereka,” katanya.
Untuk dapat bergabung, syarat utama pengguna cukup memiliki KTP Sumatera Selatan. Ke depan, layanan aplikasi ini akan berbayar sebesar Rp200 ribu per tahun. Namun khusus peserta dan pengunjung Jambore UMKM Sumsel 2026, Forketassumsel memberikan akses gratis selama satu tahun penuh.
“Bagi yang datang pada 21 sampai 24 Mei nanti, akan mendapatkan kupon layanan gratis 100 persen selama satu tahun,” tambah Awan.
Melalui aplikasi tersebut, Forketassumsel juga berencana menjalin kerja sama dengan berbagai stakeholder dan dinas terkait. Nantinya instansi yang bekerja sama dapat mengakses dashboard khusus untuk melihat data UMKM secara lengkap, mulai dari identitas usaha hingga jenis layanan yang ditawarkan.
“Harapannya masyarakat tidak perlu bingung mencari pelaku usaha tertentu. Misalnya mencari penjual pempek atau jasa kreatif, cukup akses SumselUMKM.com, semua data tersedia dalam satu platform,” ungkapnya.
Saat ini tercatat lebih dari 50 UMKM telah mendaftar untuk mengikuti jambore tersebut. Peserta didominasi pelaku usaha dari Banyuasin dan Palembang.
Untuk memeriahkan acara, panitia juga akan menggelar senam sehat pada hari kedua kegiatan mulai pukul 07.00 hingga 09.00 WIB dengan berbagai hadiah menarik bagi peserta.
Sementara itu, Camat Talang Kelapa, Salinan, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Jambore UMKM Sumsel 2026. Pihak kecamatan telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku UMKM agar turut hadir dan meramaikan kegiatan tersebut.
“Kami mendukung penuh kegiatan ini dan sudah mengajak masyarakat, khususnya pelaku UMKM, untuk hadir memeriahkan jambore,” katanya.
Ia menambahkan, peserta kegiatan berasal dari komunitas dan asosiasi UMKM tingkat kabupaten/kota sehingga keterlibatan pelaku usaha cukup luas dari berbagai daerah di Sumatera Selatan. 26 ketua asosiasi UMKM Sumsel yang akan ikut meramaikan kegiatan jambore tersebut. (vie)

