Bus ALS dan Mobil Tangki Terbakar di Muratara, 16 Orang Meninggal Dunia

berita kita new
3 Min Read

Muratara, beritakitanew.com — Polda Sumatera Selatan menggelar konferensi pers terkait penanganan kecelakaan lalu lintas menonjol yang melibatkan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan mobil tangki di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara, Rabu (6/5/2026).

Konferensi pers tersebut memaparkan langkah penanganan darurat, proses identifikasi korban, hingga penyelidikan penyebab kecelakaan yang kini ditangani gabungan Satlantas Polres Musi Rawas Utara bersama Ditlantas Polda Sumsel.

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB di Jalinsum wilayah Karang Jaya. Kecelakaan melibatkan satu unit Bus ALS yang melaju dari arah Lubuklinggau menuju Jambi dengan satu unit mobil tangki milik PT Seleraya yang datang dari arah berlawanan. Benturan keras menyebabkan kedua kendaraan terbakar hebat di lokasi kejadian.

Berdasarkan laporan Satlantas Polres Muratara, insiden tersebut mengakibatkan 16 orang meninggal dunia. Selain korban meninggal, tiga orang dilaporkan mengalami luka berat dan satu orang mengalami luka ringan. Kerugian materiel diperkirakan mencapai Rp500 juta.

Dari hasil penyelidikan awal, kecelakaan diduga bermula saat pengemudi Bus ALS berupaya menghindari lubang di badan jalan dan mengambil jalur kanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil tangki PT Seleraya yang dikemudikan sopir berinisial Y, sehingga tabrakan tidak dapat dihindarkan dan memicu kobaran api besar.

Tim gabungan kepolisian langsung bergerak melakukan evakuasi korban serta pengamanan lokasi kejadian. Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk kerangka kendaraan yang terbakar, dua unit sepeda motor yang terdampak, serta barang-barang milik penumpang.

Untuk mendukung proses identifikasi korban yang mayoritas mengalami luka bakar serius, Biddokkes bersama Rumah Sakit Bhayangkara Palembang membuka Posko DVI (Disaster Victim Identification) di RSUD Lubuklinggau. Sebanyak 16 jenazah saat ini berada di RSUD Lubuklinggau guna menjalani proses identifikasi lebih lanjut oleh tim forensik.

Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa proses penanganan korban dan penyelidikan dilakukan secara profesional dan transparan.

“Kami memastikan seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional dan transparan. Fokus utama kami saat ini adalah identifikasi korban melalui Posko DVI serta penyelidikan menyeluruh terkait penyebab kecelakaan agar peristiwa serupa tidak terulang kembali,” ujarnya.

Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga yang melakukan perjalanan menggunakan Bus ALS pada rute tersebut agar segera menghubungi Posko DVI di RSUD Lubuklinggau melalui call center 0821-7803-8910 guna mempercepat proses identifikasi korban.

Selain itu, kepolisian mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, memastikan kondisi kendaraan laik jalan, serta mematuhi aturan dan rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.

Polda Sumsel memastikan penyelidikan terhadap kecelakaan maut ini akan terus dilakukan secara komprehensif melalui olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi, hingga analisis teknis kendaraan guna memastikan penyebab pasti. (Ril/vie)

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *